Wasit dan VAR Dinilai Keliru, Keputusan Dianggap Menguntungkan Arsenal

2026-01-01 10:28:51 By Anthem

Keputusan wasit dan VAR dalam laga Everton kontra Arsenal dinilai keliru karena tidak memberikan penalti untuk Everton. Kesalahan tersebut dianggap memberi keuntungan bagi Arsenal yang akhirnya memenangkan pertandingan.

Arsenal menang tipis 1-0 atas Everton dalam laga yang digelar di Hill Dickinson Stadium pada 20 Desember lalu. Belakangan, terungkap bahwa hasil pertandingan tersebut dipengaruhi oleh kekeliruan dalam pengambilan keputusan VAR yang berpihak pada The Gunners.

Menurut laporan BBC, temuan ini disampaikan oleh Premier League’s Key Match Incidents Panel (KMI). Panel tersebut menilai Everton seharusnya mendapat penalti setelah Thierno Barry terlibat duel dengan William Saliba menjelang menit ke-60.

Dalam kejadian itu, wasit utama Sam Barrott dan wasit VAR Michael Salisbury sepakat menganggap insiden tersebut bukan sebuah pelanggaran. Pihak Premier League pun sempat menegaskan setelah pertandingan bahwa kontak yang terjadi dinilai terlalu ringan untuk berujung penalti.

Namun dua pekan setelah laga, KMI menyatakan bahwa wasit dan VAR telah melakukan kesalahan. Hasil pemungutan suara panel menunjukkan keputusan tipis 3-2 terkait insiden antara Barry dan Saliba.

Tiga anggota panel berpendapat Saliba melakukan tekel ceroboh dengan menendang Barry tanpa menyentuh bola, sehingga keputusan wasit dinilai keliru. Sementara dua anggota lainnya menilai benturan tersebut tidak cukup kuat untuk dianggap sebagai pelanggaran.

Voting dengan hasil serupa 3-2 juga muncul dalam penilaian bahwa VAR seharusnya meminta wasit utama meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.

Panel KMI sendiri terdiri dari lima anggota, dengan tiga di antaranya merupakan mantan pemain atau pelatih. Dua anggota lainnya masing-masing berasal dari Premier League dan Professional Game Match Officials Limited (PGMOL).

Meski kesalahan wasit dan VAR telah diakui, hasil pertandingan Everton melawan Arsenal tidak mengalami perubahan. Keputusan tersebut tetap menguntungkan Arsenal yang kini berada di puncak klasemen Liga Inggris dengan raihan 45 poin, unggul lima angka atas Manchester City di posisi kedua.

EMASPUTIHTOTO