Pelukan di Pinggir Lapangan: Vinicius Junior Kirim Sinyal Damai untuk Xabi Alonso
2025-12-16 04:36:59 By Ziga
Vinicius Junior akhirnya mengambil langkah nyata untuk meredam isu yang sempat memanaskan ruang ganti Real Madrid. Hubungannya dengan pelatih Xabi Alonso, yang sebelumnya dikabarkan retak, kini menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang sulit diabaikan.
Momen penting itu tercipta saat Real Madrid meraih kemenangan krusial atas Alaves pada pekan ke-16 La Liga musim 2025/2026. Dalam laga tersebut, Vinicius tampil sebagai sosok penentu melalui assist matang yang berujung gol kemenangan yang dicetak Rodrygo.
Sesaat setelah bola bersarang di gawang lawan, sorotan kamera mengarah pada sebuah adegan yang mengejutkan banyak pihak. Vinicius berlari menuju tepi lapangan dan langsung memeluk Xabi Alonso di depan bangku cadangan Los Blancos, sebuah gestur yang jauh dari kesan formal.
Aksi spontan itu segera menjadi perbincangan. Pelukan tersebut ditafsirkan sebagai pesan terbuka dari Vinicius bahwa ia ingin menutup lembaran konflik yang sempat mencuat sejak insiden panas di laga El Clasico.
Relasi antara Vinicius dan Alonso memang sempat berada di titik paling rapuh pada Oktober lalu. Reaksi emosional sang winger Brasil ketika ditarik keluar dalam El Clasico memicu kritik tajam dari publik dan media, sekaligus melahirkan spekulasi serius tentang disharmoni di dalam tim.
Peristiwa itu bukan sekadar soal pergantian pemain. Banyak pihak menilai insiden tersebut mencerminkan komunikasi yang terganggu antara pemain bintang dan pelatih kepala, situasi yang bahkan disebut-sebut menempatkan Alonso dalam tekanan besar.
Namun, pertandingan melawan Alaves menghadirkan narasi yang berbeda. Kontribusi Vinicius di lapangan tidak hanya efektif, tetapi juga sarat makna. Assist akuratnya untuk Rodrygo menjadi bukti profesionalisme, sementara pelukan di pinggir lapangan menjadi simbol rekonsiliasi.
Gestur tersebut berbicara lebih lantang daripada pernyataan apa pun. Vinicius seolah ingin menunjukkan kedewasaan dan kesiapannya untuk kembali berada dalam satu frekuensi dengan sang pelatih demi kepentingan kolektif tim.
Menariknya, Vinicius kembali ditarik keluar menjelang laga usai. Namun kali ini, suasananya jauh berbeda. Tidak ada raut frustrasi, tidak pula gestur protes seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Sebaliknya, interaksi positif kembali terlihat. Vinicius dan Alonso saling berpelukan, dengan sang pelatih tampak memberikan dukungan dan penjelasan singkat kepada pemainnya di tepi lapangan.
Kemenangan atas Alaves pun dinilai memiliki arti lebih besar dari sekadar tambahan tiga poin. Hasil ini menjadi angin segar bagi masa depan Xabi Alonso di Santiago Bernabeu, sekaligus menegaskan bahwa keharmonisan di dalam skuad mulai terbangun kembali.
Lebih dari hasil akhir, laga ini memperlihatkan sinyal kuat kebersamaan di tubuh Real Madrid. Pelukan Vinicius dan Alonso menjadi simbol bahwa konflik dapat diredam, ego bisa diturunkan, dan fokus utama kembali diarahkan pada satu tujuan: menjaga ambisi Los Blancos tetap berada di jalur juara.
Sedang Tayang
🔥 Populer