MU Tampil Lesu dan Akhirnya Ditekuk Villa, Keane Justru 'Senang'
2025-12-22 12:09:31 By Anthem
Manchester United dipermalukan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris. Legenda Setan Merah, Roy Keane, justru merasa senang karena skuad Ruben Amorim dianggap mendapatkan pelajaran berharga.
Di Villa Park, Birmingham, Minggu (21/12) malam WIB, MU harus pulang dengan kekalahan 1-2. Dua gol Morgan Rogers hanya dibalas satu kali oleh tim tamu lewat Matheus Cunha.
Di babak pertama, MU sempat mengimbangi permainan Villa. Namun, akhirnya Rogers berhasil memanfaatkan kelemahan pertahanan MU untuk mencetak gol pertama.
Setelah sempat menyamakan kedudukan lewat gol Cunha, MU kembali kebobolan dengan cara yang sama. Dari sisi kiri pertahanan yang rapuh, Rogers melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang kembali masuk ke gawang Senne Lammens.
Setelah pertandingan, Keane mengkritik performa Manchester United. Ia mengecam beberapa pemain yang tampil di bawah standar.
Dilaporkan oleh ESPN, meskipun penguasaan bola MU sedikit lebih unggul, yaitu 57% berbanding 43%, namun tim asuhan Unai Emery lebih efektif dalam serangan.
"Anda bisa memiliki bakat terbaik di dunia, tapi harus bekerja keras, dan ketika pertandingan semakin sengit, Anda harus siap memberi kontribusi kepada tim," ujar Roy Keane di Sky Sports.
"Terlihat terlalu banyak pemain yang tidak cukup berkontribusi. Bukan hanya [Diogo] Dalot. Dalam dua pertandingan terakhir, United sudah kebobolan enam gol. Apa peluang Anda? Selanjutnya ada Newcastle yang akan datang, mereka akan datang ke Old Trafford dan menikmati pertandingan mereka dengan pemain-pemain yang bisa berlari," tambahnya.
"Ini adalah bagian yang tidak menyenankan dalam sepak bola. Kita tahu Anda punya kualitas di bagian lain, tapi Anda juga harus bisa mengerjakan bagian yang tidak menyenangkan. Itu yang dilakukan oleh semua tim papan atas," jelasnya.
Lebih lanjut, Keane juga menyoroti kelemahan MU saat tidak menguasai bola. Menurutnya, itulah yang membuat Villa berhasil menang.
"Tapi Anda juga bisa berjuang keras, Anda bisa menang meskipun dengan bermain tidak indah. Anda harus mencari cara untuk melakukannya," lanjut Keane, yang juga pernah menjabat sebagai kapten MU.
"Saat tidak menguasai bola, mereka (MU) adalah salah satu tim terburuk di liga. Ketika menguasai bola, mereka oke, tapi jika Anda ingin menjadi pemain top, itu soal apa yang Anda lakukan saat Anda tidak menguasai bola."
"United terlalu banyak mengambil risiko, dan saya senang mereka dihukum. Saya suka melihat tim yang mengambil risiko, mengecewakan rekan satu tim dan penggemar, dan akhirnya dihukum," ungkap Keane.
Kemenangan ini membuat Aston Villa tetap berada di papan atas klasemen Liga Inggris. Tim asuhan Unai Emery kini menempati posisi ketiga dengan 36 poin, di bawah Arsenal (39) dan Manchester City (37).
Sementara itu, Manchester United justru terperosok ke posisi tujuh, meski seharusnya bisa masuk empat besar. Bruno Fernandes dan kawan-kawan kini mengumpulkan 26 poin, tertinggal di bawah Chelsea dan Liverpool (29), serta Sunderland (27).
Sedang Tayang
🔥 Populer