Lautaro Martinez, Sang Penentu: Inter Milan Kembali Bergantung pada Ketajaman Kaptennya
2025-12-16 04:45:45 By Ziga
Inter Milan kembali menemukan sosok pembeda dalam diri Lautaro Martinez. Kapten Nerazzurri itu tampil sebagai tokoh utama saat membawa timnya meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Genoa pada giornata terbaru Serie A, sebuah laga yang kembali menegaskan betapa vital perannya bagi Inter musim ini.
Bertanding di Stadio Luigi Ferraris, Lautaro tidak hanya mencatatkan namanya di papan skor, tetapi juga berkontribusi lewat assist yang berujung gol Yann Bisseck. Sumbangan langsung terhadap dua gol Inter tersebut memperlihatkan sisi lengkap Lautaro sebagai penyerang modern yang mampu mencetak gol sekaligus membuka ruang bagi rekan setimnya.
Gol penentu kemenangan lahir dari sepakan kaki kiri Lautaro yang akurat dan bertenaga. Aksi tersebut memastikan Inter Milan pulang dengan tiga poin berharga, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai predator di dalam kotak penalti, area yang kerap menjadi panggung keunggulannya dalam mematikan peluang.
Pujian pun datang dari kalangan pengamat sepak bola Italia. Jurnalis ternama Marco Bucciantini secara khusus mengapresiasi performa Lautaro usai pertandingan. Dalam acara Sky Calcio Club, ia menyebut sang kapten Inter sebagai ancaman paling mematikan di area terlarang lawan.
“Di dalam kotak penalti, Lautaro adalah penguasa,” ujar Bucciantini. “Setiap kali ia menendang bola, arah dan tujuannya selalu tepat, seakan-akan ia tahu persis di mana gawang berada.”
Bucciantini juga menyoroti efektivitas pergerakan Lautaro yang jarang sia-sia. Menurutnya, hampir setiap sentuhan sang penyerang di area berbahaya selalu berujung peluang nyata. “Ke mana pun ia memutar badan, bola terasa seperti ditarik menuju gawang,” lanjutnya.
Data statistik sepanjang musim ini semakin memperkuat penilaian tersebut. Lautaro kini telah mengoleksi delapan gol di Serie A, menjadikannya top skor sementara liga setelah 15 pekan kompetisi berjalan. Ketajamannya menjadi salah satu faktor utama konsistensi Inter di papan atas klasemen.
Gol ke gawang Genoa juga memiliki makna tersendiri. Itu menjadi gol ketiga Lautaro secara beruntun dalam tiga laga liga terakhir, sebuah catatan yang menandai kebangkitannya setelah sempat mengalami awal musim yang kurang mulus.
Jika dihitung di semua ajang, Lautaro telah mengemas 13 gol bersama Inter Milan musim ini. Lima di antaranya tercipta di Liga Champions, memperlihatkan kemampuannya menjaga konsistensi tidak hanya di level domestik, tetapi juga di panggung Eropa.
Penyelesaian akhir menggunakan kaki kiri saat menghadapi Genoa kembali menegaskan kualitas teknisnya. Kiper Nicola Leali dibuat tak berkutik menghadapi tembakan keras dan terarah yang dilepaskan sang kapten Nerazzurri.
Tak hanya itu, laga tersebut juga menghadirkan pencapaian individual lain bagi Lautaro. Ia menjadi salah satu dari segelintir pemain—tepatnya pemain keempat di lima liga top Eropa—yang mampu mencatatkan lebih dari 10 kontribusi gol selama tujuh musim berturut-turut, sebuah bukti konsistensi di level tertinggi.
Performa impresif ini hadir di saat yang sangat penting bagi Inter Milan. Pasukan Cristian Chivu akan segera melakoni laga semifinal Supercoppa Italiana di Arab Saudi menghadapi Bologna, juara bertahan Coppa Italia.
Dalam pertandingan tersebut, Lautaro Martinez diproyeksikan kembali menjadi tumpuan utama. Kepercayaan diri yang tumbuh dari penampilan gemilang di markas Genoa diharapkan mampu menjadi modal krusial bagi Inter Milan dalam upaya meraih trofi pertama mereka musim ini.
Sedang Tayang
🔥 Populer