Gol Salto Montiel Tak Terbendung, Rizky Ridho Tetap Ukir Sejarah di Puskas Award 2025

2025-12-17 03:07:57 By Ziga

Nama Rizky Ridho sempat menggema dalam daftar kandidat peraih FIFA Puskas Award 2025. Bek andalan Persija Jakarta sekaligus Timnas Indonesia itu berhasil menembus jajaran elite dunia. Namun, pada akhirnya, trofi gol terbaik dunia tahun ini belum berpihak kepadanya.

Penghargaan prestisius tersebut resmi menjadi milik Santiago Montiel. Winger Independiente asal Argentina itu mencuri perhatian publik sepak bola global lewat sebuah gol salto spektakuler yang seolah menentang hukum logika dan gravitasi.

Gol luar biasa tersebut lahir dalam lanjutan Liga Profesional Argentina pada Mei 2025. Dalam sekejap, cuplikan aksinya menyebar luas di berbagai platform digital, memantik decak kagum dari penggemar, analis, hingga legenda sepak bola dunia. Banyak yang menyebutnya sebagai salah satu gol paling indah dan artistik dalam sepuluh tahun terakhir.

Meski gagal membawa pulang trofi, pencapaian Rizky Ridho tetap patut diapresiasi. Keberadaannya dalam nominasi Puskas Award menjadi bukti nyata bahwa kualitas pemain Indonesia mulai mendapatkan pengakuan di level tertinggi sepak bola dunia. Sebuah pencapaian yang sebelumnya hanya menjadi mimpi bagi banyak pemain Tanah Air.

Santiago Montiel sendiri dinobatkan sebagai pemenang FIFA Puskas Award 2025 berkat gol akrobatiknya ke gawang Independiente Rivadavia. Dalam situasi sulit, Montiel melepaskan tembakan salto menggunakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola melesat dengan akurasi nyaris sempurna, tanpa memberi peluang bagi penjaga gawang untuk bereaksi.

Gol tersebut bukan sekadar indah secara visual, tetapi juga tergolong langka. Montiel menunjukkan keberanian, teknik tinggi, serta naluri menyerang kelas dunia dalam satu momen singkat. Kombinasi itu membuat golnya dianggap sebagai representasi sempurna dari esensi Puskas Award.

“Saya tidak banyak berpikir, saya hanya menendangnya,” ujar Montiel dengan rendah hati usai mencetak gol fenomenal tersebut, sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.

FIFA sendiri menetapkan sepuluh gol terbaik sebagai nominasi Puskas Award dari periode 11 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan, melibatkan dua unsur penilai dengan bobot yang seimbang.

Sebanyak 50 persen suara berasal dari penggemar sepak bola di seluruh dunia, sementara 50 persen lainnya ditentukan oleh panel Legenda FIFA. Setiap pemilih diminta menyusun tiga pilihan teratas yang kemudian dihitung menggunakan sistem poin. Gol dengan akumulasi poin tertinggi akhirnya dinobatkan sebagai pemenang.

Seluruh tahapan pemungutan suara berada di bawah pengawasan pengamat independen guna memastikan integritas dan kredibilitas hasil akhir.

Bagi sepak bola Indonesia, masuknya nama Rizky Ridho dalam nominasi Puskas Award merupakan tonggak bersejarah. Meski belum berujung pada gelar, pengakuan dari FIFA ini menjadi sinyal kuat bahwa talenta Indonesia mulai diperhitungkan dan memiliki tempat di panggung sepak bola global. Sebuah langkah maju yang membuka harapan besar untuk masa depan.

EMASPUTIHTOTO